Fungsi Fitur Child Lock pada Mobil?


@Sumber VIVA.co.id – Sebagian pengguna mobil pasti pernah mengalami kejadian di mana pintu kendaraan tidak bisa dibuka dari dalam, khususnya pintu baris kedua. Alhasil, harus meminta orang yang berada di luar untuk membukakan pintu.




Namun Anda tak perlu panik bila dalam kondisi tersebut, karena kemungkinan mobil Anda sudah dilengkapi dengan sistem pengaman pintu untuk melindungi anak kecil yang membuka pintu sembarangan ketika kendaraan melaju.
Technical Service Division PT Toyota Astra Motor (TAM), Iwan Abdurrahman mengatakan, sistem pengaman itu adalah child safety lock. Sistem itu merupakan tuas kecil di pintu yang berfungsi untuk menonaktifkan handle pintu bagian dalam. Jadi ketika fitur ini aktif dan ingin membuka handle pintu dari dalam, maka pintu tidak dapat terbuka.
"Kalau pintu baris kedua mobil enggak bisa dibuka, mungkin sistem child lock diaktifkan pengemudi," kata Iwan kepada VIVA.co.id di Jakarta, Rabu, 11 Januari 2017. 
Dia mengatakan, apabila pintu baris kedua tak bisa dibuka, sebaiknya periksa child safety door lock, pastikan tuas tidak berada pada posisi mengunci. Bila pada posisi "lock", maka pintu mobil hanya dapat dibuka dari luar. Untuk menonaktifkannya tinggal menggeser ke posisi "free" atau "off"
"Biasanya child lock itu yang aktifkan si pengemudi untuk menjaga keamanan anak-anak yang ada di belakang. Kalau dari pabrik posisinya off," ungkap dia. 
Saat disinggung apakah child safety lock rawan mengalami kerusakan terlebih bila penumpang menutup pintu terlalu kencang. Menurutnya sistem pengaman tersebut jarang sekali mengalami kerusakan. "Child lock jarang rusak. Kalau sering nutup pintu kencang-kencang yang sering rusak paling lock-nya," kata Iwan. 

Share:

0 Comments

Back to top